Cara Membuat Jurnal Akuntansi Sederhana untuk UMKM (Panduan Praktis Pemula)

Cara Membuat Jurnal Akuntansi Sederhana untuk UMKM (Panduan Praktis Pemula)

Buat kamu pelaku UMKM, pencatatan keuangan adalah hal penting yang sering dianggap ribet. Padahal, dengan jurnal akuntansi sederhana, kamu bisa memantau arus kas, menghitung untung rugi, dan membuat keputusan bisnis lebih tepat.

Berikut panduan membuat jurnal sederhana yang mudah dipahami bahkan untuk pemula:


1. Tentukan Jenis Transaksi yang Ingin Dicatat

UMKM tidak harus mencatat semuanya secara rumit. Minimal catat 3 hal utama:

  • Pemasukan (penjualan)

  • Pengeluaran (operasional, belanja stok)

  • Modal & Prive (setoran dan penarikan pemilik)

Dengan tiga ini saja, kamu sudah punya gambaran kondisi bisnis.


2. Gunakan Format Jurnal yang Sederhana

Format paling simple untuk UMKM:

Tanggal

Keterangan

Debit

Kredit

Sesuaikan kolom dengan kebutuhan. Jika transaksinya sedikit, format sederhana ini sudah bisa membantu banyak.


3. Catat Transaksi Setiap Hari

Jangan tunggu menumpuk. Catat transaksi setiap kali terjadi:

  • Jualan masuk → masuk kolom Debit / Pemasukan

  • Belanja operasional → masuk kolom Kredit / Pengeluaran

Contoh:

  • 10 Nov – Pembelian bahan baku – Debit Rp0 – Kredit Rp300.000

  • 10 Nov – Penjualan produk – Debit Rp500.000 – Kredit Rp0

Dengan pencatatan rutin, kamu bisa tahu apakah bisnis lagi sehat atau perlu evaluasi.


4. Kelompokkan Transaksi Berdasarkan Kategori

Supaya lebih rapi:

  • Penjualan

  • Pembelian stok

  • Pengeluaran operasional

  • Gaji / upah

  • Biaya marketing

Pengelompokan memudahkan saat membuat laporan bulanan.


5. Rekap di Akhir Bulan

Jurnal yang sudah dicatat bisa diringkas menjadi:

  • Total pemasukan

  • Total pengeluaran

  • Laba / rugi

  • Sisa modal

Dari sini kamu bisa melihat performa bisnis sebenarnya, bukan sekadar dari uang di dompet.


6. Simpan Bukti Transaksi

Nota, screenshot pembayaran, atau invoice perlu disimpan supaya mudah dicek kalau ada selisih. Bisa taruh di folder HP atau Google Drive.


Kesimpulan

Membuat jurnal akuntansi sederhana tidak harus rumit. Dengan format dasar dan kedisiplinan mencatat, UMKM bisa memiliki keuangan yang rapi, terpantau, dan siap berkembang.

Kalau ingin semuanya otomatis tanpa ribet mencatat manual, kamu bisa pakai AbiPro Software Akuntansi.
Mulai dari input transaksi, laporan otomatis, hingga cashflow – semuanya beres dalam satu sistem.
👉 www.abipro.id
Languages »

You cannot copy content of this page